Wakatobi National Park

Wakatobi National Park, Sekeping Surga di Bawah Laut Indonesia

Wakatobi National Park
Source: wakatobitourism.com

Siapa yang tak kenal dengan Wakatobi National Park atau Taman Nasional Wakatobi? Sejak Ekspedisi Wallacea pada 1995, taman nasional bawah laut ini semakin populer. Ketenaran Wakatobi tak hanya di Indonesia saja, tetapi merambah hingga ke mancanegara.

Sulit dipungkiri, Taman Nasional Wakatobi adalah kepingan surga yang terhampar di bawah laut Indonesia. Bahkan, banyak yang beranggapan jika Wakatobi merupakan salah satu taman nasional bawah laut terindah di dunia. Hal itu bukanlah bualan belaka karena lokasi Wakatobi berada di kawasan The Coral Triangle yang menjadi spot dengan keanekaragaman biota laut tertinggi.

Lokasi Wakatobi National Park

Taman nasional Wakatobi berada di lepas pantai Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebagai salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara, Wakatobi memiliki empat pulau utama, yaiitu WAngi-wangi, KAledupa, TOmia, dan BInongko. Gabungan dari empat pulau utama tersebut menjadi nama taman nasional Wakatobi. Selain dari pulau-pulau tersebut, masih terdapat sejumlah pulau kecil lain yang tak boleh dilewatkan, yaitu Pulau Hoga, Anano, Rundumana, dan Kapota.

Rute Menuju Wakatobi National Park

Untuk menuju ke Taman Nasional Wakatobi, Anda harus melalui rute laut atau udara. Menggunakan kapal laut relatif lebih terjangkau, tetapi waktu yang dibutuhkan pun akan lebih lama. Dari Makassar ke Wakatobi, waktu tempuh perjalanan kurang lebih 10 jam.

Jika Anda ingin perjalanan lebih cepat, maka sebaiknya naik pesawat ke Wakatobi. Maskapai penerbangan Wings Air melayani penerbangan dari Kendari ke Wakatobi dalam sehari sekali. Lama penerbangan adalah 45 menit saja. Tetapi jika Anda naik pesawat dari Makassar, maka pesawat ke Wakatobi biasanya terbang hingga 4 jam lebih dengan transit terlebih dahulu ke Kendari.

Keanekaragaman Biota Laut di Wakatobi National Park

Keanekaragaman Biota Laut di Wakatobi National Park
Source: wakatobi.com

Wisata bahari memang menjadi andalan di Taman Nasional Wakatobi. Karena beragamnya biota laut di taman nasional bawah laut ini, maka Wakatobi ditetapkan sebagai area konservasi untuk menjaga kekayaan alam tersebut. Hamparan terumbu karang di sepanjang perairan memiliki berbagai bentuk dan berwarna-warni, mulai dari slop, drop-off, atoll, flat, dan underwater cave.

Selain itu, terdapat lebih dari 112 jenis karang yang tergolong ke dalam 13 famili berbeda. Di antaranya adalah Acropora formosa, A. Hyacinthus, Euphyllia glabrescens, Fungia molucensis, Leptoseris yabei, Lobophyllia robusta, Merulina ampliata,  Pavona cactus, Platygyra versifora, Psammocora profundasafla, Sarcophyton throchelliophorum, Stylophora pistillata, Tubastraea frondes. Terumbu karang tersebut tumbuh harmonis dengan biota laut lain di Wakatobi.

Lebih lanjut, Wakatobi National Park menjadi rumah bagi 93 jenis ikan. Di antara ikan di taman nasional ini adalah Amphiprion melanopus, Caesio caerulaurea, Cephalopholis argus, Chaetodon speculum, Chelmon rostratus, Tubastraea frondes, takhasang (Naso unicornis), napoleon (Cheilinus undulatus), Heniochus acuminatus, Lutjanus monostigma, dan pogo-pogo (Balistoides viridescens). Juga, Wakatobi merupakan tempat bermain ikan pari Manta (Manta ray) dengan ukuran tubuh yang tergolong raksasa.

Yang tak kalah menarik, perairan Wakatobi biasanya mendapatkan kunjungan dari ikan paus sperma pada bulan November. Kawanan paus sperma ini datang ke perairan Wakatobi karena relatif lebih hangat dan memiliki bahan makanan berlimpah bagi paus sperma saat belahan bumi lain terlalu dingin untuk dihuni.

Fauna lain di Wakatobi meliputi berbagai jenis penyu juga menjadikan taman ini sebagai rumah mereka seperti penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu tempayan (Caretta caretta), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Berbagai jenis burung laut pun dapat dijumpai di kawasan ini. Di antaranya adalah Angsa-Batu Coklat (Sula leucogaster plotus), Cerek Melayu (Charadrius peronii) dan Raja Udang Erasia (Alcedo atthis) bersarang.

Source: getlost.id

Sehingga, Taman Nasional Wakatobi yang dikelilingi pantai dari pulau-pulau karang sepanjang 600 km memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari, khususnya bagi penyelam. Tak ada alasan untuk menjadikan Wakatobi sebagai spot terbaik untuk melakukan aktivitas berenang, memancing, snorkeling, hingga diving.

Itulah informasi penting yang perlu Anda ketahui tentang Wakatobi National Park. Jadi, pastikan untuk mengunjungi Wakatobi untuk menikmati keindahan surga bawah laut di Indonesia. Kunjungi juga Wonderful Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik mengenai Wakatobi dan wisata Indonesia lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *