Mini Cooper S Cabrio Terbaru

Review Mobil Mini Cooper S Cabrio Terbaru 2020

Merek mobil memang selalu identik dengan sensasi berkendara khas go-kart. Namun, jika kita berpatokan pada konsep go-kart yang merupakan kendaraan balap open wheeler dengan atap terbuka, maka Mini Cooper S Cabrio ini adalah representasi sejati untuk pengalaman berkendara khas go-kart yang menjadi spirit MINI.

Sejak dibentuk pada tahun 1959, MINI berhasil menunjukkan potensinya sebagai mobil yang mampu menjadi ikon pop culture karena mudah dipergunakan dalam kegiatan sehari-hari. MINI memang diketahui menyediakan beragam jenis versi bodi, tetapi tetap mempertahankan tampilan dan bentuk yang dibuat mungil dan imut.

Namun, MINI yang sudah berada di bawah kendali BMW Group terus memperkenalkan karakter gesit, lincah, dan dinamis yang menjadi ‘jiwa’ dari mobil MINI. Apapun jenis varian mobil MINI yang dibuat, sudah pasti memiliki karakter yang bisa diibaratkan seperti membawa mobil balap go-kart ke jalan raya. Bagi yang belum tahu, Go-kart sendiri adalah mobil balap kompak yang tidak memiliki atap dengan bentuk mungil. Dan lini produk MINI yang paling mendekati karakteristik tersebut ialah MINI Cabrio, versi atap terbuka dari MINI 3 Door yang notabene adalah ikon utama dari line-up MINI sejak era 60an sampai saat ini.

Saat ini, mobil MINI Cabrio sudah memasuki generasi ke 3 dengan kode bodi F57 yang diperkenalkan secara global di tahun 2015 dan masuk ke Indonesia pada tahun 2016 lalu. Dua tahun berselang, tepatnya pada GIIAS 2018 lalu, MINI Cabrio mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penasaran? Berikut ulasan lengkapnya.

Eksterior Mini Cooper S Cabrio

Dilihat sekilas, Mini Cooper S Cabrio memang memiliki aura yang mirip sekali dengan MINI 3-door. Fascia depannya tampak sporty dan dinamis berkat sentuhan aksen chrome yang mengitari area headlight dan area gril radiator hexagonal, serta panel piano black pada area bumper bawah dan panel gril untuk licence plate. Terdapat pula air scoop di area kap mesin dan dekat dengan logo MINI terbaru.

Headlight MINI Cooper S Cabrio kini diubah dengan menggunakan headlight LED dengan fungsi teknologi Matrix untuk high beam. Selain itu, detail lampu daytime running light juga melingkar mengikuti lekuk dari headlight, yang juga bisa beralih fungsi menjadi lampu sein saat pengemudi akan melakukan manuver.

Saat melihat area samping, kesan seksi akan terasa dari MINI Cooper S Cabrio. Selain mengusung desain mobil hatchback Cabrio dengan overhang pendek, MINI juga menambahkan aksen chrome band yang membentang secara horizontal di sepanjang shoulder line.

Untuk atap mobil Mini Cooper S Cabrio sendiri, MINI menghadirkan atap model soft top. Namun, atap yang didesain dengan logo Union Jack ini bisa terlipat rapi di buritan belakang hatchback. Untuk proses buka tutup atapnya sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 18 detik dan bisa digunakan sambil berkendara dengan kecepatan dibawah 30 km/jam.

Di bagian belakang, dapat kita lihat bahwa pendekatan desain taillight yang dirancang mengikuti detail bendera Union Jack. Frame berkelir chrome juga memperkuat identitas MINI Cooper S Cabrio sebagai mobil pabrikan Inggris. Penempatan twin tailpipes di tengah area bumper belakang juga menjadi ciri khas versi Cooper S.

Dalam kondisi atap terbuka, bagasi mobil MINI Cooper S Cabrio memiliki volume 160 liter. Sedangkan dalam kondisi atap soft top ditutup, bagasinya memiliki volume 215 liter. Karena penempatan atap soft top MINI Cooper S Cabrio 2018 menggunakan area belakang mobil, maka secara konfigurasi pintu bagasi dibuat terbuka ke arah bawah. Adapun untuk memudahkan akses keluar masuk barang di bagasi dibuat fungsi Easy Load dengan catatan kondisi atap soft top tertutup.

Interior Mini Cooper S Cabrio

Setelah masuk ke dalam kabin, kita akan langsung disambut dengan nuansa MINI generasi terkini yang memadukan detail modern dan klasik. Area dashboard tengah masih menjadi detail yang paling dominan di dashboard karena menjadi tempat display MINI Connected, ditambah LED berbentuk bundar yang mengelilingi instrument tengah. Untuk pengaturan climate control, terdapat pada tiga knop di dashboard tengah, yang di bawahnya disematkan berbagai tombol pengaturan untuk mode berkendara hingga tombol engine start/stop berwarna merah.

Untuk setirnya sendiri, MINI Cooper S Cabrio menggunakan John Cooper Works Leather Steering Wheel yang bisa diatur posisinya. Mobil ini juga menawarkan komando yang lengkap karena bisa mengatur dari cruise control hingga audio dan telepon, termasuk pengaturan naik dan turun gigi transmisi melalui tombol paddle shift di belakang.

Bicara soal jok, MINI Cooper S Cabrio bisa dibilang memiliki jok yang fleksibel karena bisa diatur untuk segala posisi yang diinginkan. Sayangnya, pengaturan tersebut masih menggunakan tuas, bukan dengan tombol elektrik. Untuk jok belakang tetap dibuat agak tegak, dimana untuk mengakses ke jok belakang perlu merebahkan jok depan lewat tuas di area belakang jok. Masing-masing jok juga dibalut aksen leather dan aksen detail jahitan bermotif diamond dan piping berkelir putih.

Fitur Mini Cooper S Cabrio

MINI memasukkan berbagai fitur keselamatan canggih di MINI Cooper S Cabrio ini. Mulai dari ABS (Anti-Lock Braking System), EBD (Electronic Brake Force Distribution), CBC (Cornering Brake Control), hingga sistem DSC (Dynamic Stability Control).

Untuk sistem keselamatan pasif sendiri, MINI menyediakan airbag depan dan samping sebagai perangkat standar, serta sabuk 3 titik di seluruh kursi dan dudukan kursi anak ISOFIX di kursi depan dan belakang. Active Rollover Protection System juga hadir untuk melindungi mobil saat terjadi insiden terguling karena tidak adanya struktur atap fixed.

Mobil Mini Cooper S Cabrio memiliki fitur berkendara yang cukup lengkap karena memiliki MINI Driving Mode. Untuk mengatur mode berkendara yang terdiri dari Sport, MID, dan Green, kita bisa menggunakan tuas kecil ada di dashboard dekat dengan tuas Dynamic Stability Control dan Engine Start/Stop.

Sistem infotainment mobil ini sendiri menggunakan MINI Connected yang menjadi sistem infotainment bawaan pada MINI Cooper S Cabrio. Menggunakan layar display 8.8 inci yang bisa disentuh, MINI Connected juga bisa dioperasikan melalui MINI Touch Controller di belakang tuas transmisi. Selain memiliki sistem navigasi cerdas, sistem hiburan ini juga bisa terhubung dengan smartphone kita melalui USB port dan Bluetooth. Suara yang dihasilkan pun akan berkualitas lebih jernih karena sudah menggunakan Harman Kardon HiFi Loudspeaker System.

Mesin Mini Cooper S Cabrio

Untuk menggerakan mobilnya, MINI Cooper S Cabrio menggunakan jantung pacu MINI TwinPower Turbo 2.0 liter 4-silinder yang diklaim bisa menghasilkan tenaga 192 dk dan torsi 280 Nm ke roda depan melalui transmisi 7-percepatan Steptronic dengan double clutch. Untuk berakselerasi 0-100 km/jam bisa didapat dalam waktu 7.1 detik.

MINI Cooper S Cabrio ini sudah dijual di dealer resmi MINI Indonesia dengan harga Rp 970 jutaan. Harga MINI Cooper S Cabrio tersebut sudah termasuk MINI Service Inclusive, pemeliharaan rutin gratis selama 5 tahun / 70.000 km, serta garansi 36 bulan tanpa batasan jarak.

Nah, itu saja yang dapat kami sampaikan pada pembahasan kali ini mengenai Review Mobil Mini Cooper S Cabrio. Semoga artikel diatas dapat menjadi referensi untuk membeli mobil yang satu ini, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *